Pilih bahasa:
Kalsium amonium sulfat sangat cocok untuk aplikasi pertanian, mengandung 16%-18% nitrogen (nitrogen amonium), 12%-14% kalsium (kalsium terlarut), dan sedikit sulfur. Pupuk ini dapat diaplikasikan sebagai pupuk dasar (20-30 kg per mu, disebar sebelum pengolahan tanah) atau sebagai topdressing selama musim tanam (dalam alur atau lubang), sehingga cocok untuk tanaman pangan, buah-buahan, dan sayuran. Pupuk ini sekaligus melengkapi nitrogen dan kalsium, dengan amonium nitrogen yang mudah diserap dan cepat efektif. Pupuk ini juga memperbaiki struktur tanah dan mencegah pemadatan, sehingga sangat cocok untuk tanah asam.
Kalsium amonium sulfat mengandung 16%-18% nitrogen, semuanya dalam bentuk amonium. Bentuk nitrogen ini langsung diserap dan dimanfaatkan oleh akar tanaman tanpa memerlukan transformasi tanah, sehingga dengan cepat mengisi kembali nutrisi nitrogen yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman. Hal ini mendorong pertumbuhan organ vegetatif yang kuat seperti cabang, daun, dan batang, menghasilkan daun hijau cerah dan pertumbuhan yang kuat. Kalsium amonium sulfat juga menyediakan "bahan baku" yang melimpah untuk fotosintesis, membantu akumulasi produk fotosintesis dan menyediakan nutrisi dasar untuk pembungaan dan pembuahan selanjutnya. Hal ini sangat cocok untuk tanaman selama tahap-tahap kritis yang membutuhkan nitrogen, seperti musim pembibitan dan musim tanam.
Kalsium mengandung 12%-14% kalsium terlarut, menawarkan kelarutan dan mobilitas yang sangat baik, sehingga memungkinkan penyerapan tanaman yang efisien. Sebagai makronutrien esensial bagi tanaman, fungsi inti kalsium berfokus pada penguatan struktur dan pencegahan penyakit. Pertama, kalsium berperan dalam sintesis dinding sel, meningkatkan ketangguhan dan stabilitasnya, sehingga batang tanaman lebih tegak dan lebih tahan rebah. Kalsium juga meningkatkan kekencangan kulit buah, mengurangi kerusakan selama transportasi dan penyimpanan. Kedua, kalsium secara langsung mencegah penyakit fisiologis yang disebabkan oleh kekurangan kalsium, seperti busuk pangkal tomat, jantung kering kubis, dan lubang pahit apel, sehingga memastikan pertumbuhan tanaman dan kualitas buah yang normal.
Kalsium amonium sulfat mengandung sedikit sulfur (biasanya berupa ion sulfat, dengan kandungan umumnya berkisar antara 8% hingga 10%, tergantung pada proses produksinya). Sulfur ini terdapat dalam bentuk terlarut dan cepat diserap oleh akar tanaman tanpa konversi tanah. Kalsium amonium sulfat merupakan nutrisi sekunder yang penting bagi pertumbuhan tanaman, dengan fungsi utamanya tercermin dalam dua area utama: metabolisme fisiologis dan peningkatan kualitas.
Magnesium, zat besi, dan seng sering diabaikan, padahal penting untuk pertumbuhan tanaman yang kuat. Risso menawarkan produk-produk khusus berikut:
✅ Sinergi nutrisi yang cocok untuk tanaman
✅ Penyerapan amonium nitrogen yang cepat dan efisien
✅ Tingkat pemanfaatan kalsium terlarut yang tinggi
✅ Meningkatkan kualitas tanah dan mencegah pemadatan
✅ Situasi yang saling menguntungkan untuk peningkatan hasil dan kualitas yang lebih baik
Secara keseluruhan, nilai inti pupuk kalsium amonium sulfat terletak pada daya adaptasinya yang multifungsi. Pupuk ini tidak hanya memenuhi kebutuhan nutrisi utama tanaman melalui kombinasi sinergis nitrogen dan kalsium, tetapi juga memastikan efisiensi pupuk melalui penyerapan yang cepat. Pupuk ini juga sekaligus memperbaiki kondisi tanah dan meningkatkan kualitas tanaman. Baik digunakan dalam budidaya lahan konvensional maupun budidaya tanaman komersial seperti buah dan sayuran, pupuk ini menyeimbangkan pasokan nutrisi dan pemeliharaan tanah, memberikan pilihan pemupukan yang efisien dan berkelanjutan bagi petani. Pupuk ini praktis dan menyeimbangkan hasil panen dan kualitas.
✔ Balasan cepat & membantu dalam waktu 6 jam.
✔ Solusi khusus untuk proyek Anda.
✔ Produk, teknologi, pasar satu atap
Ingin mencari produsen pupuk Cina?
Risso akan menjadi pilihan terbaik Anda; kirimkan permintaan Anda untuk kebutuhan detail pupuk Anda
© Hak Cipta 2017 RISSO CHEMICAL. Semua Hak Dilindungi Undang-Undang.