Pupuk Amonium Sulfat 21-0-0+24S
Pupuk Amonium Sulfat (21-0-0+24S): Informasi Produk Kami
Amonium Sulfat (Pupuk AS, 21-0-0+24S) adalah cara yang sangat efisien pupuk nitrogen dan sulfur dirancang untuk mengoptimalkan nutrisi tanaman, meningkatkan kimia tanah, dan memaksimalkan produktivitas pertanian.
Dengan 21% nitrogen amonium (NHโโบ) dan 24% sulfur sulfat (SOโยฒโป), itu memberikan pasokan nutrisi yang cepat dan seimbang, menjadikannya salah satu pupuk yang paling dapat diandalkan untuk sistem produksi tanaman berkinerja tinggi.
Berbeda dengan pupuk berbasis urea, amonium sulfat menawarkan kehilangan penguapan nitrogen yang lebih rendah dan menyediakan belerang tersedia segera, yang sangat penting untuk sintesis protein, pembentukan klorofil, dan aktivasi enzim.
Spesifikasi Teknis (TDS)
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Nama Produk | Pupuk Amonium Sulfat |
| Formula Nutrisi | 21-0-0+24 menit |
| Nitrogen (N) | โฅ21% (Amonium-N) |
| Belerang (S) | โฅ24% (Sulfat-S) |
| Formula kimia | (NHโ)โSOโ |
| Penampilan | Kristal/granular putih |
| Kelarutan | Sepenuhnya larut dalam air |
| Higroskopisitas | Rendah |
| Pengaruh pH | Pupuk pengasam kuat |
| Nomer CAS. | 7783-20-2 |
Manfaat Agronomi Utama (Dioptimalkan Secara Ilmiah)
1. Nutrisi NitrogenโSulfur Sinergis
- Nitrogen โ pertumbuhan vegetatif & pembentukan hasil panen
- Sulfur โ asam amino (sistein, metionin) & sintesis protein
2. Peningkatan Efisiensi Penggunaan Nitrogen (NUE)
- Teradsorpsi pada koloid tanah โ pengurangan pelarutan
- Volatilisasi lebih rendah dibandingkan urea.
- Ketersediaan nutrisi yang berkelanjutan di zona perakaran
๐ Ideal untuk program pertanian presisi dan pemupukan berkelanjutan
3. Ketersediaan Sulfur Langsung (Tidak Ada Kehilangan Konversi)
- Sulfur dalam bentuk sulfat (SOโยฒโป)
- Penyerapan langsung oleh tanaman tanpa oksidasi mikroba.
- Menghilangkan fase jeda yang umum terjadi pada pupuk belerang unsur.
๐ Memastikan Nutrisi sulfur yang konsisten selama tahap pertumbuhan kritis.
4. Pengasaman Tanah & Aktivasi Nutrien
- Tanah alkali (pH tinggi)
- Tanah berkapur
- Tanah yang kekurangan unsur hara mikro
- Meningkatnya ketersediaan besi, seng, mangan
- peningkatan kelarutan fosfor
- Peningkatan penyerapan nutrisi akar
5. Peningkatan Hasil Panen & Peningkatan Kualitas Tanaman
- Peningkatan kandungan klorofil
- Sistem perakaran yang lebih kuat
- Kadar protein yang lebih tinggi pada tanaman
- Peningkatan keseragaman hasil panen dan nilai pasar.




Aplikasi & Kesesuaian Tanaman
Tanaman Sasaran
- Sereal: Jagung, Gandum, Beras, Jelai
- Tanaman Industri: Kapas, Tebu
- Tanaman Penghasil Minyak: Kedelai, Kanola
- Sayuran: Tomat, Paprika, Sayuran berdaun hijau
- Tanaman Buah: Jeruk, Anggur
๐ Sangat direkomendasikan untuk tanah yang kekurangan sulfur, yang semakin umum terjadi karena berkurangnya masukan sulfur ke atmosfer.
Metode Aplikasi
- Aplikasi Basal: Pencampuran tanah sebelum penanaman
- Saus Atas: Suplementasi nitrogen cepat
- Fertigasi: Cocok untuk sistem irigasi tetes dan sprinkler.
- Pencampuran Pupuk: Bahan baku ideal untuk formulasi NPK
Keunggulan Kompetitif dibandingkan Pupuk Nitrogen Lainnya
| Pupuk | N Konten | Belerang | Efisiensi | Penggunaan yang Disarankan |
|---|---|---|---|---|
| Amonium sulfat | 21% | โ 24% | High | Nutrisi seimbang N + S |
| Urea | 46% | โ | Medium | Nitrogen berbiaya rendah |
| amonium nitrat | 34% | โ | Medium | Nitrogen lepas cepat |
๐ Wawasan Strategis:
Amonium sulfat adalah Pilihan optimal untuk suplementasi sulfur dan manajemen pH., bukan hanya pasokan nitrogen.
๐ฆ Pengemasan & Penyimpanan
- Kemasan standar: Karung anyaman PP 50kg / karung jumbo
- Rekomendasi Penyimpanan:
- Simpan di tempat yang kering dan berventilasi.
- Hindari kelembapan dan penggumpalan.
- Simpan jauh dari zat alkali.

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Amonium sulfat adalah pupuk nitrogen (N) dan sulfur (S) yang digunakan untuk mendorong pertumbuhan tanaman, meningkatkan hasil panen, dan memperbaiki kekurangan sulfur. Pupuk ini mendukung pembentukan klorofil, sintesis protein, dan meningkatkan penyerapan nutrisi pada tanaman.
Pupuk ini sangat efektif pada tanah alkali dan berkapur karena memiliki efek pengasaman. Pupuk ini membantu menurunkan pH tanah dan meningkatkan ketersediaan unsur hara seperti fosfor, besi, dan seng.
Pupuk ini cocok untuk jagung, gandum, beras, kedelai, kanola, kentang, dan sayuran. Pupuk ini sangat efektif untuk tanaman yang membutuhkan sulfur dan membantu meningkatkan kandungan protein serta kualitas tanaman.
Dibandingkan dengan urea, amonium sulfat menyediakan nitrogen dan sulfur, mengurangi kehilangan nitrogen akibat penguapan, bekerja lebih baik di tanah alkalin, serta meningkatkan efisiensi penggunaan nitrogen dan kualitas tanaman.
Pupuk ini meningkatkan kesuburan tanah dengan menyediakan nitrogen amonium dan sulfur sulfat yang stabil. Selain itu, pupuk ini juga membantu melepaskan nutrisi di tanah alkalin dengan secara bertahap menurunkan pH tanah, sehingga meningkatkan ketersediaan nutrisi secara keseluruhan.
๐Dapatkan Penawaran Gratis

Katalog Produk
- Informasi produkInformasi produk
- Spesifikasi Teknis (TDS)Spesifikasi Teknis (TDS)
- Manfaat Agronomi UtamaManfaat Agronomi Utama
- Aplikasi & Kesesuaian TanamanAplikasi & Kesesuaian Tanaman
- Pengemasan & PenyimpananPengemasan & Penyimpanan
PRODUK YANG MUNGKIN MENARIK MINAT ANDA

Urea pertanian

Larutan Kalium Fosfit

Amonium Sulfat Nitrat

Pupuk NK 42-0-5
Butuh formula khusus?
Hubungi tim penjualan teknis kami untuk rekomendasi khusus jenis tanah dan harga grosir.
Mengapa Memilih Rissoยฎ Ammonium Sulfate?
Rissoยฎ Ammonium Sulfate (21-0-0 + 24S) adalah pupuk nitrogen dan sulfur berkinerja tinggi yang dirancang untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman, hasil panen, dan keseimbangan nutrisi. Pupuk ini menyediakan nitrogen amonium dan sulfur sulfat yang mudah tersedia untuk mendukung pembentukan klorofil, sintesis protein, dan perkembangan tanaman secara keseluruhan. Pupuk ini meningkatkan efisiensi penggunaan nitrogen, mengurangi kehilangan nutrisi dibandingkan dengan urea, dan berkinerja baik di tanah alkali dan tanah yang kekurangan sulfur. Pupuk ini cocok untuk serealia, sayuran, dan tanaman penghasil minyak, serta banyak digunakan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mencapai produktivitas pertanian yang stabil.


